Senin, 30 April 2018

Berwisata Ke Monumen Kapal Selam di Surabaya, Tabah Sampai Akhir.


Ada yang pernah makan Kapal Selam? Eh maksudnya ada yang pernah masuk ke dalam Kapal Selam? Jika belum, hari Jumat (27/4), saya berkesempatan memasuki Kapal Selam. Penasaran, yuk baca terus sampai akhir. Gak panjang kok. :)


Jika mendengar kata Surabaya, maka jawaban saya adalah Kota Pahlawan. Masih teringat pelajaran sejarah tentang peristiwa 10 November. Dimana Jenderal Inggris terbunuh. Bendera merah putih dikibarkan. Kemudian ada pidato yang menggelorakan arek-arek Suroboyo untuk berjuang demi Indonesia.

Kamis pagi saya tiba di Surabaya dalam rangka mendampingi anak-anak hebat untuk kompetisi sains. Hari pertama tiba sebelum kompetisi berlangsung, saya berjalan-jalan ke Monumen Kapal Selam. Tempat ini berada di Jalan Pemuda, di tepi Kalimas Surabaya. Lokasinya tidak jauh dari Balai Pemuda. 

Jika menilik sejarah adanya kapal selam, kendaraan perang dalam laut ini mulai ada di Indonesia sejak tahun 1959. Di tahun sebelumnya, Presiden Soekarno mengirimkan angkatan laut ke Uni Soviet untuk belajar mengoperasikan kapal selam.

Wira Ananta Rudhiro, tabah sampai akhir. Itulah moto dari Angkatan Laut Kapal Selam.


Memang bertugas di Angkatan Laut Kapal Selam harus memiliki ketabahan. Betapa tidak, saat masuk ke kapal selam. Kita hanya memiliki ruang terbatas. Tempat tidur yang sempit. Kamar mandi juga sempit. Kemudian pemandangan yang bisa dilihat mungkin hanya birunya air laut dan flora fauna di dalamnya. Berhari-hari, berminggu-minggu bahkan bisa berbulan-bulan di dalam sana.

Saya membayangkan, tinggal di kapal selam itu bagaikan tinggal di pesawat luar angkasa. Hidup dalam kesunyian dan kewaspadaan. Ini hanya penggambaran saya dari tontonan film-film. Bagi yang penasaran bagian dalamnya kapal selam, lihat foto-foto di bawah ini ya.

Foto-Foto di Monumen Kapal Selam Surabaya


Jangan lupa bayar 15.000 kalau mau masuk (dokpri).

Tempat torpedo di dalam kapal selam (dokpri).


Loker penyimpanan barang (dokpri).

Tempat tidur di kapal selam (dokpri).

Alat komunikasi di kapal selam (dokpri).

Kalau mau masuk ke ruang antar kapal selam lewat lorong ini (dokpri).


Ada TV jadul (dokpri).


Kalau diatas alat untuk mengukur tekanan.

Indikator tangki pemberat (dokpri).



Kompas di kapal selam (dokpri).

Penamapakan kompas kapal selam (dokpri).



Nah ini kalau mau lihat pemandangan di luar kapal selam (dokpri).



Kamar mandi di Kapal Selam (dokpri).

Wastafel di kamar mandi (dokpri). 

Ruang untuk makan (dokpri).






Pompa Hidrolik untuk mengubah energi mekanik menjadi energi hidrolik (dokpri).






Penampakan Kapal Selam Pasoepati yang bertempur saat membebaskan Irian Barat tahun 1960 (dokpri).

Baling-baling di kapal selam (dokpri).

Bagaimana, masih penasaran dengan kapal selam? Bagi yang masih penasaran datang aja ke Monumen Kapal Selam di Surabaya. Disana juga ada ruang tempat menonton film untuk mengetahui sejarah mengenai Kapal Selam.



40 komentar:

  1. Noted, bisa jadi referensi nih kalo main-main ke Surabaya

    BalasHapus
  2. Para awak kapal biasa saja pasti bosan jika harus terus di dalam kapal. Apalagi awak kapal selam. Bosannya bisa kuartet...

    BalasHapus
  3. Keren ya ternyata, tampilan isi kapal selam. Selama ini cuma bisa lihat di film2 saja.

    BalasHapus
  4. Berkunjung ke museum kapal selam sepertinya worth a try. Terimakasih infonya Kak Yogi.

    BalasHapus
  5. Aku bayanginnya kecil. Tp ternyata besar juga ya. Hehe.
    Yaiyalah ya pasti ��

    BalasHapus
  6. Duh kebayang bagaimana harus beraktifitas ditempat yang terbatas di dalam laut pula.
    Museum yang unik, perlu nih berkunjung kesini bersama anak anak.
    Terima kasih sharingnya ya

    BalasHapus
  7. Wih keren ya Bang, kirain mah lokasi kapal selamnya ada di pinggir laut gitu eh taunya enggak wkwk.

    BalasHapus
  8. Menarik..
    Tar dicoba deh kalo ke surabaya..

    BalasHapus
  9. Belum pernah liat isi kapal selam, ternyata begitu yaa 😄

    BalasHapus
  10. Mbayangin ada di kapal selam berbulan-bulan, pasti bosan dan takut ya. Benar2 harus waspada terus karena untuk keperluan perang. Kecuali kalau kapal selamnya untuk pesiar, mungkin ya.

    BalasHapus
  11. Baru sebatas lihat videonya saja kapal selam. Baru tau sperti itu kapal selam zaman old ya.

    BalasHapus
  12. tentara yang menjadi anggota di kapal selam biasanya tinggi badannya pendek-pendek, klo tinggi takut kepentok

    BalasHapus
  13. Dulu waktu saya ke sana, yg jaga purnawirawan dari AU, jadi bisa cerita mendetail

    BalasHapus
  14. Sambil menunggu penerbangan ke Jakarta. Saya singgah ke monumen kapal selam Surabaya dan dipersilahkan mencoba beberapa alat yang ada. Seru juga ya mas yogi mengetahui isi kapal selam....

    BalasHapus
  15. Sambil menunggu penerbangan ke Jakarta. Saya singgah ke monumen kapal selam Surabaya dan dipersilahkan mencoba beberapa alat yang ada. Seru juga ya mas yogi mengetahui isi kapal selam....

    BalasHapus
  16. Sebagai orang surabaya.. saya cuma 2 kali ke monkasel singkatan monumen kapal selam.. haha.. itu juga terakhir pas saya SMP sepertinya.. duh sudah lama sekali.. jaman dulu suka banget kalo pas lewat2 yang lubang penghubung itu.. berasa berpetualang.. ahha..

    BalasHapus
  17. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  18. Ihh kerennya, selama ini cuma tau kapal selam kaya apa itu cuma di film2 aksi. Masuknya juga ga mahal ya. Mantap, yuk ah ke Surabaya

    BalasHapus
  19. Baca kapal selam jadi inget empek2 hahaha. Jujur aku baru tahu lho ada monumen kapal selam di Surabaya. Makasih ya mas yogi infonya. :)

    BalasHapus
  20. luas ya dalemnya. dari luar tampak kecil soalnya

    BalasHapus
  21. Pengalaman menarik, aku belum pernah masuk kapal selam

    BalasHapus
  22. Wah, keren! Baru kali ini lihat dalemnya kapal selam.

    BalasHapus
  23. Kapal selam kelewat nih pas wisata sejarah di surabaya waktu itu. Next kapan-kapan pengen kesana deh. Makasih referensinya

    BalasHapus
  24. Wahh seru juga ya ke museum kapal selam.. Bisa jadi salah satu destinasi untuk traveling saat bulan puasa ramadhan nanti.

    BalasHapus
  25. Tabah sampai akhir, wiiihh butuh jiwa-jiwa tangguh banget nih keknya kalo masuk kapal selam dan berbulan-bulan tinggal didalam sana

    BalasHapus
  26. Kayaknya gw gak bakalan betah lama2 di kapal selam...wkwkwk

    BalasHapus
  27. Waah baru tahuu..makasih infonya Mas.. :)

    BalasHapus
  28. konon inilah kapal selem indonesia yg ditakuti pada masanya.....ngebayangin berhari-harinada diruangan dalem situ gimana ya....ckckck

    BalasHapus
  29. Wah selama ini cuma lihat di film, ternyata ada ya Monumen Kapal Selam itu.
    Thanks infonya, Mas yogi! Bisa buat jadi setinasi wisata kalo ke Surabaya.

    BalasHapus
  30. waduh.. gak kebayang deh kalau saya masuk ke sana.. pasti sesak rasanya...

    BalasHapus
  31. Udah pernah ke sini dan nonton filmnya juga udah. FYI aja haha

    BalasHapus
  32. gue baru ngeh ada cewek baju hitam.. siapakah dia pak guru?

    BalasHapus
  33. Wih keren bisa main kedalamnya. Pas pembebasan irian barat memang indonesia angkatan perangnya hebat, didukung rusia.

    BalasHapus
  34. cuma pernah liat dari luar, ih keren bgt ya.

    BalasHapus
  35. Makan kapal selam? Sering banget, orang Plembang cemilan Dan dessert nya saja makan kapal selam, Pempek :D

    But anyway, thank you for info. Noted! ;)

    BalasHapus
  36. kayanya kapalnya buatan rusia,ada tulisan rusianya ya
    https://helloinez.com

    BalasHapus
  37. Baru tau. Ada museum kapal selam. Hmm antariksa sama underwater sama minim udara. Harus tabah sampai akhir

    BalasHapus
  38. Pernah ke monumen kapal selam ini pas tengah hari panas terik, jadi kurang nyaman untuk menjelajah. Kapan-kapan mau ke sana lagi ah.

    BalasHapus
  39. Waah, ternyata ada ruang untuk filmnya juga ya? Museum kapal selam sudah masuk dalam list tempat berkunjung kalau ke Surabaya nih, tinggal nunggu waktunya aja. eh tapi di sini ada jasa guide tournya juga nggak?

    BalasHapus

Nekat Lari 25 KM: Dari Stasiun Depok Lama ke Balai Kota Bogor

Lari 25 KM dari Stasiun Depok Lama menuju Balai Kota Bogor adalah hal nekat yang saya lakukan. Tanpa latihan dan persiapan yang matang, saya...