Senin, 24 Juni 2019

Liburan Sekolah, Ajak Keluarga Nonton Koki-Koki Cilik 2


Akhirnya, koki-koki cilik 2 akan tayang 27 Juni 2019. Film ini adalah film yang ditunggu-tunggu bagi anak-anak. Selain menghibur karena kelucuan para pemerannya, juga mengedukasi anak-anak untuk mandiri dan mengembangkan jiwa petualang.


Masih teringat di Koki-Koki cilik 1, ada seorang anak kampung yang ingin mengikuti Cooking Camp. Ia mengumpulkan uang dengan bekerja membantu di pasar dan menabung selama berbulan-bulan demi mengikuti kompetisi Cooking Camp. Hingga akhirnya ia bisa mengikuti kompetisi. Persaingan tidak mudah karena banyak anak-anak yang berbakat. Namun persaingan di Cooking Camp ternyata membuat mereka menjadi bersahabat. Pertengkaran kecil ala anak-anak tetap ada, namun kebersamaan mereka menguatkan ikatan persahabatan.

Di Koki-Koki Cilik 2, masih menceritakan tentang Cooking Camp. Bima, Alfa, Kevin, Niki, Mely dan Key alumni Cooking Camp berencana mengadakan reuni. Kerinduan mereka pada Cooking Camp, menggerakkan mereka untuk mendatangi Cooking Camp. Namun saat tiba di camp mereka dikejutkan bahwa camp sudah tutup.



Ini semua berawal dari omongan Evan, mantan Chef terkenal, yang meragukan kredibilitas Grant sebagai pengajar di camp. Chef Grant, pengajar di Camp sudah tidak memiliki semangat mengajar lagi. Sementara keluarga besar Pak Malik ingin menjual lahan camp. Grant yang terpuruk kemudian dihibur anak-anak agar mau membuka Cooking Camp lagi.

Mereka mempunyai ide untuk menjual makanan di food truck (mobil VW combi) agar bisa mengumpulkan modal untuk membangun Cooking Camp. Usaha mereka dibantu oleh Tante Adel dan Adit (calon peserta Cooking Camp). Konflik bermunculan ketika menjual makanan tidak segampang yang mereka kira. Ditambah sandwich buatan Adit dituduh hasil jiplakan restoran yang dikelola oleh Evan yang ternyata adalah alumni Cooking Camp angkatan pertama. Kini anak-anak harus bersatu dan bekerja keras untuk mempertahankan Cooking Camp. Ikatan persahabatan dan persaudaraan itu muncul kembali. Penasaran kelanjutannya, ya tonton aja filmnya.

Film ini sangat cocok bagi keluarga yang ingin mencari tontonan yang tidak hanya menghibur, namun juga mengedukasi. Saya dibuat merinding di awal film, tertawa, kemudian menangis dan kembali tersenyum.

Aksi para pemain yang lucu membuat saya dan anak-anak di sebelah saya tertawa berkali-kali. Dan ada pula sisi haru yang tanpa terencana meneteskan air mata. Kecintaan mereka pada Cooking Camp, kecintaan mereka pada memasak dan kecintaan mereka terhadap sesama memberikan pesan yang dalam bagi saya seorang guru muda, bahwa mendidik itu harus dengan cinta. Bagi yang belum nonton filmnya, jangan lupa di tonton filmnya tanggal 27 Juni 2019 di bioskop kesayangan kalian.

Rate: 8/10



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Nekat Lari 25 KM: Dari Stasiun Depok Lama ke Balai Kota Bogor

Lari 25 KM dari Stasiun Depok Lama menuju Balai Kota Bogor adalah hal nekat yang saya lakukan. Tanpa latihan dan persiapan yang matang, saya...