Rabu, 30 Agustus 2017

Bagaimana Cara Memenangkan Lomba Blog?

Saya sudah beberapa kali mengikuti lomba blog. Namun sampai saat ini belum ada satupun lomba yang saya menangkan. Apakah kamu senasib dengan saya? Kalau iya, yuk simak tulisan saya ini.

Beruntung pada hari minggu (27/8), saya berkesempatan mengikuti gathering blogger Indonesia Social Blogpreneur (ISB) bersama CNI di Burger King, Plaza Festival Kuningan. Ada dua pembicara yang berbagi di pertemuan saat itu. Pertama, Mas Niko Riansyah. Ia merupakan digital marketing dari CNI yang berbagi 10 Tips Membuat Konten Marketing. Kedua adalah Mba Haya Aliya Zaki, seorang blogger “karatan” katanya. Ia berpengalaman memenangkan lomba blog dan juga menjadi juri lomba blog.

Mba Haya Aliya Zaki (Foto:Yogi Setiawan)

Saya akan coba tulis mengenai “Bagaimana Cara Memenangkan Lomba Blog” ala Mba Haya. 

Sebelum mengikuti lomba blog, biasanya kita punya motivasi masing-masing, mengapa kita mengikuti lomba blog. Ada yang ingin mendapatkan hadiah. Ada yang ingin menguji keterampilan ngeblog. Ada yang ingin menambah teman. Karena biasanya kita akan blogwalking ke blogger lain yang mengikuti lomba. Ada pula yang ingin dikenal khalayak serta mendapatkan networking dengan brand dan agensi. Atau ada pula karena peluang-peluang lain yang akan terbuka.

Semua orang punya motivasi yang berbeda. Silahkan saja!

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengikuti Lomba Blog 

1. Passion 
Ikutilah lomba blog sesuai minat dan keahlian kamu. Jika kamu memiliki minat teknologi maka ikutilah lomba yang membahas tentang smartphone, laptop, dan lain-lain. Contoh mba Haya yang sering memenangkan lomba blog bertemakan kesehatan. Ia memang memiliki minat dibidang kesehatan dan hal itu juga sesuai dengan bidang keahliannya yang merupakan lulusan farmasi.

Pertanyaannya sekarang? Apakah lomba blog yang kita ikuti sesuai dengan passion? Emm...

2. Ketahui siapa penyelenggara lomba dan apa brandnya
Kita dapat mengetahui nilai-nilai dari sebuah brand yang bisa kita tuliskan. Selain itu pula, kita bisa mencari tahu apakah brand ini tersangkut beberapa masalah. Wow, ini sensitif memang, tapi penting. 

Dalam lomba blog, kita mencoba mengangkat citra positif dari sebuah brand. Namun ketika brand itu tersangkut masalah. Maka kemungkinan yang akan terjadi kemudian adalah kita akan menerima berbagai kritik hingga cacian. Nah, apakah kita siap menerima hal itu?

3. Ketahui jurinya
Beruntung jika kita mengetahui jurinya. Kita bisa mencari tipe tulisan seperti apakah yang disukai juri tersebut. Bisa dengan membaca tulisan-tulisannya. Bisa pula mencari tahu, mereka pernah menjadi juri lomba apa dan seperti apa tulisan yang menang.

Mba Haya menjelaskan bahwa Ia lebih menyukai gaya tulisan story telling. Ada pula juri yang menyukai tulisan yang mengangkat dari sisi human interest. Dan banyak lagi macamnya. Bagaimana, sudah mengikuti tiga hal ini?

Kemarin-kemarin, saya sih tidak terlalu memikirkan tiga hal ini. Pantas saja saya gagal terus. Lanjut...

4. Tampilan Blog 
Ternyata tampilan blog kita juga mempengaruhi penilaian juri. Tampilan blog usahakan bersih. Background berwarna putih. Minimalis dan tidak banyak widget yang tidak penting. Warnanya ramah mata. Usahakan warna font gelap. Fontnya jelas, dari segi ukuran dan jenis. Tidak ada iklan pop-up. Serta tidak ada efek-efek yang mengganggu.

Kadang kita suka bertemu blog-blog yang terdapat semut-semut berjalan, ataupun ikan-ikan yang berenang di beranda blognya. Hayoo, blog kamu ada gak?

5. Cermati semua peraturan lomba blog
Nah ini biasanya suka terlewat. Terkadang kita tidak membaca secara detail peraturan lomba blog. Contoh seperti jumlah panjang kata. Peraturannya, minimal 500 kata dan maksimal 1000 kata. Kita menulis 1200 kata. Selamat, kita gagal.

Contoh lain, pasang banner lomba, backlink, keyword tertentu. Pasang banner udah, backlink udah, cuman keywordnya lupa masukin. Selamat, kita gagal.

Semuanya kita sudah lakukan, panjang kata sesuai, banner, backlink, keyword tidak ada yang ketinggalan, tetapi kita lupa follow akun medsos brand. Selamat, kita gagal. Kalau menang, berarti beruntung.

6. Perhatikan Tema
Tulis sesuai tema. Foto juga sesuai tema ya. Jadi bukan hanya tulisannya saja, tetapi fotonya juga. Jika temanya tentang produk hijau. Cobalah, berfoto dengan yang hijau-hijau, misalkan di taman. Jika bertemakan blink-blink, mungkin bisa berikan efek cahaya-cahaya mengkilau di foto.

7. Blogwalking
Kita dapat mencari hal yang belum tersentuh oleh blogger lain, ataupun sudah disentuh namun belum mengena. Nah hal ini bisa menjadi tambahan ide saat kita menulis.

Lalu Bagaimana Cara Membuat Konten agar Bisa Menang? 


1. Biasanya lomba blog itu ada review product. Jika jenis lomba blognya seperti itu, maka bualah review yang soft. Maksudnya? Ceritakan pengalamanmu menggunakan produk tersebut. Natural, personal dan tidak ngiklan banget. Jangan sampai kita mengatakan produk itu bagus, tetapi kita tidak menggunakan produk tersebut. Kalau itu dilakukan, berarti itu sama saja kita menulis hoax.

2. Buatlah kerangka tulisan. Mba Haya memberikan contoh lomba blog kecantikan. Mba Haya mengambil sisi air putih yang bisa mempercantik kulit. Maka pertama dituliskan mengenai manfaat air putih. Kemudian ceritakan pengalaman. Baru selipkan produk kecantikan.

3. Maksimalkan konten. Konten blog, bukan hanya tulisan, tetapi ada juga foto, infografis, video, dan lain-lain. Maksimalkan mana yang paling dikuasai. Misalkan tulisan dan foto. Nah buatlah tulisan dan foto yang menarik. Jika kamu jago buat infografis dan video, tambahkan.

4. Riset.
Riset penting dilakukan untuk memaksimalkan isi konten yang kita buat. Pertama agar konten kita tidak hoax. Kedua, agar konten kita memiliki isi.

Kalau kita menyajikan burger tidak ada dagingnya. Berarti kita menyajikan roti bukan burger. Nah agar kita bisa memberikan daging tersebut, sehingga menjadi burger, maka riset penting dilakukan.

Riset bisa dilakukan melalui referensi seperti buku, jurnal, link website resmi, institusi terkait. Atau kita juga bisa melakukan wawancara. Jika kita sudah memiliki data, maka kita tidak akan bingung mau menulis apa.

5. 5W+1H
Saya mendapatkan materi 5W+1H, seingat saya saat kelas 5 atau 6 SD. Ini memang standar menulis yang bisa digunakan untuk berbagai tulisan. Bukan hanya tulisan ilmiah, ataupun tulisan berita, tetapi juga untuk tulisan perjalanan kita, dan lain-lain.

Di awal tulisan, gunakan kalimat pembuka yang menarik dan diakhir tulisan gunakan kalimat yang memancing pembaca berinteraksi. Karena komentar pembaca, ternyata bisa mempengaruhi penilaian juri.

Itulah catatan saya mengenai tips cara memenangkan lomba blog.

Terimakasih ISB dan juga CNI yang telah menyelenggarakan dan mensponsori blogger gathering yang bermanfaat ini. CNI sebagai bisnis MLM terbesar dan terpercaya di Indonesia membuat aplikasi smartphone untuk membantu para anggota CNI untuk berbisnis. Bagi kamu yang tertarik mengikuti bisnis CNI atau membeli produk CNI, bisa buka websitenya di ww.cni.co.id.

Pak Gusti (CNI), Mbak Haya dan para pemenang tweet dan instagram contest (foto:Yogi Setiawan).

24 komentar:

  1. Buat prepare yang ikut lomba ya gi..

    BalasHapus
  2. Thank you brother for sharing... :)

    BalasHapus
  3. Kalau ikut lomba blog ngga pernah ya ngga mungkin menang ya mas Yogi? Hahahaha. Seperti saya. Sudah ngeper aja lihat nama nama yg ikutan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha, ayo mba di coba dulu... kalah menang gak papa..

      Hapus
  4. Mengenai passion itu ternyata benar2 sangat mendukung ya tentang tulisan kita.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba, sangat mendukung banget. :)

      Hapus
  5. ulasan lengkap bang yogi ... sepakat, buatlah kerangka tulisan lbh dulu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya benar. Seringkali, saya nulis-nulis aja tanpa buat kerangka dahulu.

      Hapus
  6. Mantap nih jurus-jurusnya.. Thanks udah berbagi

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mas Charles sudah berkunjung

      Hapus
  7. makasih isb dan cni yang telah membuat workshop yang keren

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih juga mba Hanni yang telah berkunjung

      Hapus
  8. Tung..... Itung....itung enaknya menang , memang perlu belajar&perjuangan. Itung ke kalahan biar besok menang banyak dari kekalahan yg kita sudah hitung

    BalasHapus
  9. Jujur dan terus belajar kunci utama dari kesuksesan seorang blogger. Semoga saya juga bisa menang lomba blog setelah baca artikel ini.

    BalasHapus
  10. Awal ngeblog saya punya background dan tulisan ruwet bener.. sekarang udah clean dunk.... walaupun masih standard. Nanti belajar lagi ah bikin yang menarik tapi tetap clean

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah ya mba Agatha. Semangat terus ngeblognya mba.

      Hapus
  11. Ikut lomba itu harus terus menerus dan harus semangat tidak kenal kata menyerah :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener teh Ani, harus pantang menyerah.. cayoo

      Hapus
  12. Paragraf pembukamu membuatku ingin toss denganmu �� yah namanya juga belajar. Suatu saat pasti menang. Asal saya bisa perbaiki konteks isi yg ngiklan banget

    BalasHapus

Nekat Lari 25 KM: Dari Stasiun Depok Lama ke Balai Kota Bogor

Lari 25 KM dari Stasiun Depok Lama menuju Balai Kota Bogor adalah hal nekat yang saya lakukan. Tanpa latihan dan persiapan yang matang, saya...