Kamis, 30 Mei 2019

Makan Bebek Kaleyo, Jadi Pingin Makan Bebek Lagi

Beb, kamu udah makan belum? Belum, kan lagi puasa. Kamu udah makan yo? Belum kan lagi puasa jaga. Aduh, puasa-puasa gini mikirin makanan. Kan jadi laper.

Percapakan singkat diatas adalah sebuah khayalan ketika seorang jomblo yang bernama Yo sedang makan bersama dengan ayang beb nya.

Kalau cari tempat makan yang enak dimana? Apalagi kalau lagi bulan puasa gini, pasti banyak acara bukber. Dari bukber teman SD, teman SMP, teman SMA, teman kuliah, teman kerja, teman hidup. Ooo kalo yang terakhir doakan saja, semoga segera.

Ada satu tempat rekomendasi saya untuk makan. Bebek Kaleyo. Ada yang pernah ke sini? Kalau belum datanglah kesini. Outlet Bebek Kaleyo yang ke-26 terdapat di Jl. Tomang Raya No 42 (Samping Pom Bensin Coco). Tempat ini buka dari jam 9 pagi sampai jam 11 malam.

Bebek Kaleyo Tomang (Dokpri).



Resto ini memiliki tempat yang luas dan nyaman. Karena luasnya tempat ini, cocok untuk menjadi tempat reuni. Reuni mantan. kwek kwek kwek.


Dari depan, kita sudah melihat lorong hijau yang menetralkan jiwa dari polutan kendaraaan jalanan.


Masuk ke resto, langsung aja datang ke kasir untuk pesan makanan. Mereka akan melayani dengan sepenuh hati.

Menu Bebek Kaleyo


Dari nama restonya Bebek Kaleyo, kita sudah tahu bahwa menu andalan di restoran ini adalah bebek. Ada berbagai macam menu bebek.

1. Bebek Utuh Goreng. Bagi yang suka makan bebek utuh no potong-potong di goreng.
2. Bebek Hemat. Sudah tidak utuh, cocok bagi yang diet. Bisa di goreng kremes atau sambel cabel ijo.
3. Bebek Goreng Kremes.
4. Bebek Muda. Bebek yang disajikan masih berumur 1,5 bulan.
5. Bebek Rica. Ini bagi yang suka bebek dan suka pedes.
6. Bebek Bakar
7. Bebek Cabe Ijo
8. Bebek Tanpa Kulit.
9. Bebek Jumbo
10. Bebek Cetar
11. Sate Bebek

Harga untuk menu bebek, bisa dimulai dari Rp 18.500. Bagi yang mungkin tidak terlalu suka dengan bebek, ada juga menu pilihan ayam.

Minumannya juga berbagai macam pilihan:
1. Es teh manis
2. Thai Tea
3. Es Campur
4. Es Doger
5. Sup Buah

Dan juga ada berbagai menu pelengkap lainnya. Bagi yang penasaran, langsung aja cek Bebek Kaleyo Paling Enak dan Paling Ramai.

Sewaktu saya kesana. Ada beberapa menu makanan yang saya pesan.

Nasi Campur Bebek

Bisa dibilang, ini menu lengkap. Di dalamnya ada nasi putih, bebek goreng, sate bebek, telur bebek, teri kacang, tumis buaya, sambal matah, kremesan, lalapan dan sambal. Menu ini bisa didapatkan dengan harga Rp 38.000

Nasi Bebek Muda
Sebagai generasi muda, tidak lengkap jika tidak mencoba nasi bebek muda. Menu ini harganya Rp 26.000. Setelah mencoba dua menu Bebek Kaleyo, boleh kalau saya bilang Bebek Kaleyo adalah Bebek Paling Enak di Jakarta.



Menu penutupnya yaitu Es campur dan Es teler. Kenyang dan nikmat.

Tempat Bebek Kaleyo yang Luas dan Selalu Ramai






Bukan hanya makanannya yang enak-enak, tempatnya juga nyaman. Maka tak heran, jika tempat ini selalu ramai pengunjung dan dijuluki Bebek Paling Ramai. 

Berbagai fasilitas juga terdapat di tempat ini seperti: Wifi, wastafel, toilet, mushola, kolam ikan, dan tempat makan yang instagramable untuk foto bersama.








Bagi yang mungkin belum sempat mengunjungi tempat ini, namun penasaran untuk mencoba menunya, sekarang bisa pesan melalui ojek online.

Babang Ojek Online yang sedang menunggu pesanan jadi.

Profil Bebek Kaleyo


Kesuksesan Bebek Kaleyo menjadi resto Bebek Paling Enak di Jakarta dan Bebek Paling Ramai tidak datang begitu saja. Ada perjuangan dibalik kesuksesan. Dua keluarga bersaudara kakak dan adik, Hendri Prabowo, Paulus, Rini Cahyanti, dan Fenty Puspitasari, membangun bisnis ini sejak 15 Januari 2007. Dengan modal Rp 15 juta membuka usaha warung tenda bertempat di emperan sebuah bengkel mobil di bilangan Cempaka Putih.

Usaha ini dibangun dengan persiapan yang sangat matang. Tidak hanya dari produknya tetapi juga namanya. Dari produk, tim Kaleyo melakukan banyak eksperimen dan melakukan testfood ke tetangga dan teman-teman kantor untuk menanyakan lebih enak mana, apakah bebek kaleyo lebih enak dibandingkan bebek lainnya?

Setelah percobaan yang sangat banyak, akhirnya testfood yang ketiga nyaris 100% responden menyatakan bahwa bebek goreng kaleyo lebih enak dibandingkan dengan bebek lainnya. Hingga akhirnya, sekarang telah memiliki 28 outlet di Jakarta, Tangerang, Depok, Bandung dan Rest Area  dengan omset yang menggiurkan.

Kaleyo Satu: Jalan Cempaka Puith Raya 108
Kaleyo Dua: Jalan Pemuda 290, Rawamangun
Kaleyo Tiga: Jalan Danau Sunter Utara
Kaleyo Lima: Jalan Rawa Buntu 17, BSD
Kaleyo Enam: Jalan Lapanagan Roos 49, Tebet
Kaleyo Tujuh: Kawasan Kuliner Harapan Indah, Bekasi
Kaleyo Sembilan: Jalan Jatiwaringin Raya
Kaleyo Sepuluh: Komplek Taman Menteng Sektor 7 Binataro
Kaleyo Sebelas: Komplek Ruko Duta Mas, Kalimalang, Bekasi
Kaleyo Dua Belas: Kawasan Kuliner Daan Mogot Baru
Kaleyo Empat Belas: Perempatan Paskal-Pasteur, Bandung
Kaleyo Lima Belas: Grand Wisata Bekasi
Kaleyo Enam Belas: Jalan. Akses Tol Karawang
Kaleyo Tujuh Belas: Ruko B1 Jalan Boulevard Raya
Kaleyo Delapan Belas: Jalan Majapahit 18, Lippo Cikarang
Kaleyo Sembilan Belas: Jababeka pintu 10, Cikarang
Kaleyo Dua Puluh: Jalan Lenteng Agung Timur
Kaleyo Dua Puluh Satu: Jalan Dr. Susilo Raya
Kaleyo Dua Puluh Dua: Rest Area KM 72, Cipularang
Kaleyo Dua Puluh Tiga: Res Area KM 140
Kaleyo Dua Puluh Empat: Jalan Tomang Raya No 42, Jakbar
Kaleyo Dua Puluh Lima: Jalan Alternatif Cibubur Km 5
Kaleyo Dua Puluh Enam: Jalan Danau Sunter Selatan
Kaleyo Dua Puluh Tujuh: Rasuna Garden Food Street
Kaleyo Dua Puluh Delapan: Jalan Pantai Indah Kapuk Boulevard

Ada yang tahu, kenapa namanya Bebek Kaleyo? Nama bebek Kaleyo diambil dari dua kata yaitu "Kaleh" yang adalam bahasa jawa artinya dua. Dan "Yo" yang artinya ayo, yang mengandung ajakan untuk datang kedua kali. "Ayo datang lagi".

Itulah sharing pengalaman saya makan di Kuliner enak di Jakarta Bebek Kaleyo. Semoga bermanfaat dan menjadi referensi tambahan kuliner favoritmu.

2 komentar:

Nekat Lari 25 KM: Dari Stasiun Depok Lama ke Balai Kota Bogor

Lari 25 KM dari Stasiun Depok Lama menuju Balai Kota Bogor adalah hal nekat yang saya lakukan. Tanpa latihan dan persiapan yang matang, saya...