Minggu, 10 Desember 2017

Film Chrisye Mengajarkan Tentang Yakin dan Cinta

Velove Vexia, Damayanti Noor dan Vino G Bastian (Dok: BCC).

Chrisye. Siapa yang tak tahu sosok yang satu ini? Penyanyi legendaris, yang lagu-lagunya masih banyak dinyanyikan hingga hari ini. Saya pun memiliki kenangan dengan sebuah lagu yang dipopulerkan Chrisye, "Kisah Kasih Di Sekolah" - lagu ciptaan Obbie Mesakh. 

Ada apa dengan lagu itu? Lagu tersebut pernah saya nyanyikan saat mengambil nilai pelajaran Seni Musik. Bersama teman saya Citra, kami berdua dengan pede membawakan lagu tersebut. Teman saya jadi vokalis, saya jadi gitaris. Belum selesai kami menyanyikan lagu itu hingga akhir, sang guru berkata, “Stop!”. Oke, kami berhenti dan kembali ke tempat duduk masing-masing.

Kisah Chrisye Jadi Film


Sejak mendengar bahwa kisah Chrisye akan difilmkan. Saya tertarik untuk mencari tahu dan beruntungnya saya punya kesempatan menonton film Chrisye -thanks to BCC.

Sesaat sebelum film diputar, Istri Chrisye menyampaikan bahwa cerita film tersebut merupakan kisah kehidupan Chrisye dari apa yang ia ketahui. Jadi bisa dibilang, film Chrisye adalah cerita dari sudut pandang sang istri. Dari sejak mulai meniti karir, menikah, hingga akhir hayat.

Seperti halnya orang-orang muda pada umumnya, Chriye saat muda memiliki cita-cita. Ia bercita-cita untuk menjadi seniman di dunia musik. Hal tersebut sempat ditentang oleh orangtuanya. Ayahnya ingin dirinya menjadi seorang insinyur. 

Ayahnya menganggap, saat itu pekerjaan seniman di Indonesia tidak akan dihargai. Namun hal itu berubah saat Ayahnya berubah pikiran dan  mengizinkan dirinya untuk berkecimpung di dunia musik. Salah satu pesan ayahnya adalah “Yakin dan totalitas”. 

Bersama bandnya Gipsy, Ia pergi ke New York untuk menyanyi di Ramayana Restaurant milik Pertamina. Baru beberapa bulan disana, Ia memutuskan pulang ke Indonesia karena saudaranya Vicky meninggal dunia.

Ia sempat depresi, namun Chrisye mulai kembali menyanyi dengan Guruh Soekarno Putra dan Gipsy. Kemudian Ia juga diajak untuk berkarir solo. Ada sebuah label rekaman yang tertarik dengan suara Chrisye. Ia ingin Chrisye menyanyikan lagu “Lilin-Lilin kecil” karya James F Sundah yang merupakan salah satu pemenang dalam Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors. Mulai saat itulah Chrisye berkarir solo.


Sosok Chrisye di Film Chrisye menurut Saya


Selama menonton film berdurasi dua jam ini hal yang saya amati tentang Chriyse adalah dari sisi psikologisnya. Saya menyimpulkan bahwa Ia adalah seorang introver.

Menurut, Marti Olsen Laney, soerang introver tidaklah sama dengan seorang pemalu atau seorang yang mempunyai kepribadian menutup diri dan introversi bukanlah suatu penyakit.

Introver adalah orang yang membutuhkan privasi untuk mengisi ulang energi mereka, orang yang tidak mendapatkan energi dari aktivitas eksternal dan orang yang biasanya membutuhkan waktu untuk merenung dan berpikir sebelum mereka bicara.

Chrisye adalah sosok seperti itu menurut saya. Ia suka sekali merenungi dirinya. Ketika masalah datang, seperti saat rekaman tidak berjalan lancar, ia membutuhkan waktu untuk menyendiri. Begitu juga saat ia bimbang untuk memutuskan perjalanan kisah cintanya dengan Damayanti. Ia digambarkan sedang duduk merenung sambil menghisap rokok.


Yakinlah Saat Bimbang Datang


Film ini mengajarkan saya bagaimana untuk yakin dalam mengambil keputusan. Saat Chrisye bimbang apakah akan berkarir solo atau tidak, ia mencoba untuk yakin bahwa ia bisa. 

Saat ia bimbang untuk menikah, karena penghasilan yang belum seberapa, ia mencoba meyakini bahwa ia bisa membahagiakan istrinya.

Bahkan disaat ketika ia sudah lama tidak menyanyi, kemudian ada yang menawarkan untuk menggelar konser solo. Ia mencoba untuk yakin bahwa dirinya bisa melakukannya dan kemudian menjadi penyanyi Indonesia yang pertama kali menggelar konser solo.


Cinta Sang Istri


Katanya Istri itu adalah tulang rusuk lelaki. Dengan adanya istri, lelaki akan menjadi lebih kuat dan tangguh dalam menghadapi kehidupan.

Itulah yang saya lihat dalam kisah hidup Chrisye yang diceritakan di film ini. Bagaimana sang istri mendukung apa yang dilakukan suami. Sehingga suami merasa lebih yakin atas apa yang dilakukan. Senyuman sang istri menjadi penyemangat. Doa sang istri menjadi penguat.

Hal itu terlihat jelas, ketika Chrisye kesulitan menyanyikan salah satu lagu yang akan direkam. Sang Istri berada disampingnya bahkan mendoakan semoga sang suami lancar melakukan rekaman. Namun sayangnya, ketika saya kesulitan untuk menulis artikel ini, tak ada sang Istri di samping saya -eyaa.


Review


Niat awalnya mau ngereview film ini, tapi malah kenapa ujung-ujungnya malah curcol ya. Maklum, memang film ini mengharukan. Saya terbawa masuk ke dalam sosok Chrisye yang diperankan oleh Vino G Bastian.

Entah kenapa saya merasa kalau bukan Vino yang memerankan, film Chrisye mungkin tidak akan mampu membuat mata saya berkaca-kaca. Selain aktingnya yang dapet banget. Ada beberapa kesamaan yang saya rasakan antara diri saya dengan Chrisye.

Pertama, saya merasa, saya dan Chrisye sama-sama berjiwa introver.

Kedua, sama-sama pernah menjadi pemain gitar bas. Chrisye menjadi pemain gitar bass di band Gipsy. Saya juga menjadi pemain gitar bas saat belajar ngeband di SMP.

Ketiga, sama-sama pernah manggung di luar. Chrisye dan bandnya Gipsy manggung di luar negeri, New York. Saya dan band saya “Ban Band” manggung di luar kota, Karawaci.

Keempat, Chrisye berkarir solo dimusik. Saya pun berkarir solo datang ke acara undangan pernikahan -code.

Sekian. Semoga tidak menyesal membaca hingga akhir. Jangan lupa ditonton ya filmnya. Yuk dukung film-film Indonesia.


Info Film Chrisye:


Tanggal Rilis: 7 Desember 2017
Durasi           : 110 menit
Sutradara      : Rizal Mantovani
Produksi       : MNC Pictures
Genre           : Biografi, Drama
Pemeran       : Vino G Bastian (Chrisye), Velove Vexia (Damayanti), Dwi Sasono (Guruh Soekarno P)



8 komentar:

  1. Legenda musisi indonesia nih. Saya suka lagu2nya Chrisye... Pantas untuk difilemkan...

    BalasHapus
  2. Sama sama cowo, itu nomor satu . Mas yogi. Tulisan mas kocak juga termasuk code persamaan sama chrisye

    BalasHapus
  3. Istri pendukung karir suami. Sabar dan pekerja keras

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener miss. Semoga nanti bisa dapet istri kayak gitu juga.. hehehe

      Hapus
  4. Filmnya penuh rasa. 😊😊😊

    BalasHapus

Nekat Lari 25 KM: Dari Stasiun Depok Lama ke Balai Kota Bogor

Lari 25 KM dari Stasiun Depok Lama menuju Balai Kota Bogor adalah hal nekat yang saya lakukan. Tanpa latihan dan persiapan yang matang, saya...